Sudah menjadi rahasia publik jika pemerintah sedang gencar-gencarnya menggalakan perkembangan dunia IT. Terutama setelah terbentuknya DEPKOMINFO, kampanye IT pun semakin gencar dilakukan di seluruh bidang mulai Pendidikan (Jardiknas / schoolnet) sampai bidang2 yang lain. Tapi kenapa yakk hal tersebut (penggalakan IT) baru dilakukan sekarang?? setelah secara jelas kita cukup tertinggal dari negara2 tetangga kita bahkan dari Vietnam pun kita sudah hampir kalah, apa yang salah???
Lepas dari perkembangan Politik yang ada selama 10 tahun ini, mengapa dari pihak pemerintah dan “Mahasiswa” terlalu sibuk memikirkan tentang dunia Reformasi Politik kita?? padahal menurut saya ada hal penting yang juga harus dipikirkan yaitu IT. Hal ini dikarenakan dalam memasuki jaman Globalisasi bisa dikatakan “No IT No Money” tapi kenapa kita sampai terlupa akan hal itu??
Satu langkah penting sudah dilakukan oleh pemerintah dengan membentuk Depkominfo walaupu dari fungsi belum terlalu berperan, namun bisa kita lihat dengan adanya Departemen tersebut dunia IT kita cukup terperhatikan. Satu fakta yang tidak diboleh dilupakan!!! sudah menjadi rahasia publik juga jika sebenarnya dunia IT kita tidak terlalu tertinggal namun itu hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Sebut saja para ahli security dan jaringan kita. Sampai2 kita mendapat peringkat 2 dunia dalam hal hacker (tolong koreksinya) dan sampai2 ip kita tidak dapat belanja di amazon lagi. hwaahhh sebuah hal yang kontradiktif, di satu sisi maju namun di sisi lain jauh tertinggal.
Satu hal yang mungkin patut digarisbawahi jika kita menghendaki perkembangan dunia IT kit maju dengan pesat, yaitu masalah koneksi internet. Karena menurut saya dengan murah dan mudahnya akses internet dengan kualitas yang optimal maka perkembangan IT kita akan berbanding lurus. Satu masalah klasik yang sangat mengganjal perkembangan IT kita bahkan oleh kalangan IT’ers yang sudah cukup lama berkecimpung adalah lemahnya koneksi internet kita sebagai kasus putusnya sambungan koneksi internasional kita beberapa saat yang lalu menjadikan para pekerja yang saya katakan berkonsep mobile office banyak mendapat teguran oleh pihak atasan mereka yang berada di LN karena pekerjaan mereka terbangkalai dan satu ironi lagi hal tersebut membuat para pekerja tersebut mulai terpinggirkan karena dari pihak perusahaan lebih memilih pekerja dari Vietnam dikarenakan pekerjaan terselesaikan dengan tepat dan bagus yang setelah kita telusuri hal tersebut memang dilatar belakangi oleh lemahnya koneksi internet kita.
So apakah IT kita akan berkembang jika koneksi internet masih mahal dan sulit didapat???




